Main Article Content

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) disertai Metode Mind Mapping, untuk mengetahui pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) disertai Metode Mind Mapping terhadap Literasi Sains pada pembelajaran IPA. Desain penelitan yang digunakan pada penelitian ini adalah pretest-posttest control group design dengan menggunakan pendekatan kuantitatif True Experimental dan menggunakan populasi ataupun sampel secara simple random sampling. Lokasi penelitian ini yakni berada di SMP Negeri 1 Kalitengah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yakni menggunakan tes Literasi Sains dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Kemudian teknik analisis data yang di terapkan dalam penelitian ini yakni menggunakan uji hipotesis menggunakan independen sampel t-tes dan uji n-gain untuk mengukur Literasi Sains, untuk mengukur lembar keterlaksanaan pembelajaran menggunakan analisis keterlaksanaan pembelajaran. Hasil dari penelitian ini yaitu : 1) keterlaksanaan pembelajaran dalam RPP menggunakan PBL termasuk kategori sangat baik dengan rata-rata sebesar 91,25%. 2) terdapat pengaruh yang signifikan antara pembelajaran dengan model pembelajaran problem based learning (PBL) terhadap literasi sains dengan signifikansi hasil dari uji independen sampel t-tes yakni sebesar  0,000 < 0,05. 3) hasil uji n-gain meningkat sebesar 20,99%.

Keywords

Problem Based Learning, Mind Mapping, Literasi Sains, Keterlaksanaan Pembelajaran

Article Details

How to Cite
Dewanti, B. A., Aprilia, N. S., & Susanti, I. (2022). Analisis Literasi Sains Siswa SMP pada Pembelajaran IPA dengan Model Problem Based Learning disertai Mind Mapping. PSEJ (Pancasakti Science Education Journal), 7(2), 89-96. https://doi.org/10.24905/psej.v7i2.149

References

  1. Bachman, E. (2005). Metode Belajar Berpikir Kritis dan Inovatif. Jakarta: Prestasi Pustaka
  2. Hadinugrah, Syam. (2015). Menggambar Peta Pikiran dalam Pembelajaran IPA Untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa. Bandung :Prosiding Simposium Nasional Inovasi dan Pembelajaran Sains.
  3. Machali, Imam. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif. Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) : Yogyakarta.
  4. OECD. (2015b). Results in Focus PISA 2015. Paris: OECD Publishing.
  5. OECD. (2019). PISA 2018 insights and interpretations. OECD Publishing. Paris.
  6. OECD. 2018. Pisa 2015 results in focus. Paris: OECD.
  7. Prabowo, S. A. (2015). The effectiveness of scientific based learning towards science process skill mastery of PGSD students. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 4(1), 15-19.
  8. Purwanto, Y. M. ; A. M. ; A. (2018). Pengaruh project based learning (PjBL) terhadap penguasaan konsep fisika pada siswa kelas X SMA Negeri 1 kota Bengkulu. Jurnla kumparan fisika, 1(2), 25-30.
  9. Setiani, Heni. (2016). Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas X SMA Negeri 10 Purworejo Tahun Pelajaran 2015/2016. Universitas Muhammadiyah. Purworejo.
  10. Trianto. (2007). Model-Model Pembelajaran Inovatif Berbasis Konstruktivistik. Jakarta: Prestasi Pustaka.
  11. Usmadi. (2020). Pengujian Persyaratan Analisis. 7(1), 50-62
  12. Utami, D. (2015). Pengaruh Metode Brainstorming Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Pada Pembelajaran Ipa. Jurnal Pendidikan Dasar, 6(2), 232.
  13. Wardani, D. N., Toenlioe, A. J. E., & Wedi, A. (2018). Daya tarik pembelajaran di era 21 dengan blended learning. Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan, 1 (1), 13-18
  14. Yuliati, Y. (2017) “Literasi Sains Dalam Pembelajaran IPA”, dalam Jurnal Cakrawala Pendas, Vol. 3, Nomor 2, Juli 2017